Terapi Auto Urin 1

Standar

Penyembuhan Dengan Air Seni Sendiri.

Terapi Urin atau penyembuhan dengan air seni telah lama dikenal oleh berbagai bangsa di dunia ini. Terapi ini sudah dilakukan di india sejak 5000 tahun yang lalu, sementara di Eropa telah mengenalnya sejak 4000 tahun yang lalu.

Karena khasiatnya yang luar biasa itu, sampai kini terapi kuno ini sebenarnya masih banyak yang mempraktekkannya (termasuk saya sendiri !).Namun masih banyak juga yang masih meragukannya karena menganggap urine adalah bahan buangan yang kotor dan beracun.

Apa saja yang terkandung di dalam urine? zat- zat yang terkandung di dalam urine adalah Glukosa(testosteron), Ureum ( Beta nag), Kreatinin (Kortisol), Kalium ( Katekolin), Fosfor (Mikroalbumin), Protein ( Estradiol), Asam Urat ( Aldosteron), Natrium ( Beta HCG), Kalsium ( VMA), Tes Kehamilan ( 5- HIAA), Amilase.
10 Hipotesis Cara Kerja Terapi Auto Urin.

Hipotesis ini didasarkan pada pemikiran bahwa air seni dapat menyembuhkan berbagai macam jenis penyakit karena mengandung berbagai macam vitamin, mineral dan nutrien esensial lain yang berharga untuk menjaga kesehatan seseorang. Sebenarnya kita sudah mendapatkan semua bahan nutrien ini dalam jumlah yang cukup dari makanan yang kita makan, apalagi jika menu makanan kita memenuhi  motto “4 sehat 5 sempurna”, Namun dengan minum air seni sendiri dan atau menggosokkannya atau melulurkannya ke kulit kita, kemungkinan besar kita dapat menyerap dan menggunakan kembali berbagai jenis mineral, vitamin, asam amino, garam, hormon, enzim, dan nutrisi lain yang berharga itu. Sekalipun dalam jumlah yang sangat kecil, hal ini sangat penting terutama jika kita sedang dalam keadaan sakit.

Hipotesis 1: Penyerapan dan Penggunaan Kembali Nutrisi.

Hipotesis ini menyatakan bahwa urin dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit karena mengandung berbagai macam vitamin,mineral dan elemen nutrien lain yang esensial bagi kesehatan tubuh. Sewaktu tubuh kita sakit, ada jaringan tubuh yang rusak, yang masuk ke dalam aliran darah,dan karenanya perlu dibuang keluar. Dalam proses penyaringan di dalam ginjal, jaringan tersebut akan diurai menjadi senyawa atau molekul- molekul aslinya dan bahkan di bioaktifkan. Senyawa yang telah diurai ini dikeluarkan dalam bentuk air seni yang dapat dengan mudah dipakai kembali oleh tubuh untuk membangun kembali jaringan yang baru. Komposisi urin berubah pada saat tubuh kita sakit, karena beberapa subtansi penting tidak dapat mencapai tujuan akhir dan tersaring keluar melalui ginjal.

Hipotesis 2 : Penyerapan Kembali Hormon.

Mengapa menggosok atau melulurkan atau mengkompres itu penting ? Karena, seperti yang telah diketahui protein atau hormon biasanya dirusak oleh asam lambung dan enzim pepsin dalam saluran cerna, jadi hormon- hormon yang diseraap itu dari urin yang diminum, yang memang jumlahnya sedikit akan berkurang dan menjadi lebih kecil lagi. Sebaliknya, jika digosokkan (dilulurkan atau dikompreskan) pada kulit, semua hormon dalam urin akan tetap utuh dan terserap ke dalam tubuh melalui kulit tanpa dirusak. Oleh sebab itu pemakaian cara luar adalah cara yang efektif dalam terapi urin.

Cara enema adalah cara lain yang baik memasukkan urin ke dalam tubuh melalui dubur, untuk mencegah hormon dirusak oleh cairan lambung atau pepsin. Demikian pula jika urin disuntikkan secara subkutan, yaitu di bawah kulit, atau secara intranuskuler, yaitu ke dalam otot. Kedua cara terakhir menggunakan urin ini dinyatakan efektif untuk mengobati alergi daripada kalau diminum.

hipotesis 3 : Penyerapan Kembali Enzim.

Urin tuh banyak mengandung enzim. Hal ini dapat menjelaskan mengapa terapi auto urin sangat baik dan efektif untuk menanggulangi gangguan seperti arteriosklerosis, penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan emboli pulmonum. Berdasarkan hasil penelitian, enzim urokinase terbukti menimbulkan respon yang positif, terhadap penyakit jantung koroner. Enzim ini dapat mencegah penggumpalan sel darah merah, mengikis endapan kapur dan kolesteroldan kolesterol pada dinding pembuluh darah.

membuat dinding aliran darah, membuat dinding pembuluh darah lentur dan elastis,jadi efek enzim urin inimerupakan satu kesatuan yng sempurna.sifat lain dari urokinase adalah dapat menyebabkan vasolidasi, yaitu memperlebar lubang pembuluh darah  yang mirip cara kerja obat nitrogliserin, sehingga dapat memperlancar aliran darah dari arteri koroner ke dalam lapisan otot  jantung. Urokinase diextract dari urin dan dijual bebas ke seluruh dunia sebagai obat serangan jntung dalam jumlah besar dan mahal harganya.

Hipotesis 4: Penyerapan Kembali Urea

Disamping air, komponen utama urin adalah Urea, yang merupakan hasil dari penguraian protein. Setiap orang setiap harinya akan mengeluarkan kira- kira 25-30 gram Urea melalui urinnya.

Kontak pertama manusia dengan urea yaitu pada awal kehidupannya…sewaktu ia masih dalam kandungan ibunya. Kadar urea dalam air  ketuban yang terdiri dari sebagian besar urin itu berasal dari janin itu sendiri. Dua bulan sebelum kelahiran, jumlah air ketuban ini akan meningkat dua kali lipat. Jadi, sebelum orang dilahirkan, sebenarnya ia sudah minum lebih dari 5000 cc air ketuban, yang  notabene adalah air seni. Selama berada di dalam kandungan, janin juga “bernapas” dalam cairan ini,yang juga sangat dibutuhkan untuk perkembangan jaringan otak , saluran pencernaan, pertumbuhan paru- paru dan pengembangan paru-paru waktu bayi dilahirkan.

Segera setelah bayi dilahirkan, semua flora dalam saluran ususnya mulai aktif bekerja dan berperan sangat penting dalam mengkonversikan urea. Para pakar menafsirkan bahwa kira- kira 25% urea  orang dewasa yang sampai ke dalam usus akan diuraikan menjadi amonia oleh bakteri usus. Sedangkan amonia yang sampai ke dalam hati sebagian dikonfersikan menjadi urea lagidan sebagian menjadi Glutamin, yaitu protein esensial yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Sekalipun sangat beracun sekali, amonia  dalam jumlah kecil sangat diperlukan oleh tubuh karena berfungsi sebagai pengatur derajat keasaman(pH) darah dan juga mempunyai sifat virusida( pembunuh virus) yang kuat. Namun bukan berarti jika seseorang minum urinnya sendiri kadar urea dalam urinnya akan meningkat. Urin yang mengandung urea tinggi akan terasa pahit, tapi jika terus diminum, rasa urin berikutnya akan terasa tawar kembali…(boleh dicoba kok !)

Hipotesis 5 : Efek Kekebalan.

Sekarang sudah jelas bahwa urin itu tidak beracun, meskipun mungkin masih mengandung beberapa bahan beracun asal makanan atau obat- obatan, terutama bila tubuh kita sedang sakit, itu pastilah dalam jumlah yang sangat kecil. Malahan zat beracun dalam urin yang jumlahnya kecil itulah yang justru membuat terapi urin ini efektif.

Jika zat beracun masuk ke dalam tubuh, mekanisme sistem ketahanan tubuh akan bereaksi, dan jika zat- zat yang keluar dari tubuh bersama urin merupakan zat yang sama dengan zat- zat yang terlibat dalam proses terjadinya penyakit, zat- zat ini akan merangsang sistem ketahanan tubuh untuk menyerang melawan penyakit tersebut. Ini dapat menjelaskan mengapa terapi auto urin ini telah terbukti ampuh dalam pengobatan penyakit- penyakit alergi.

Hipotesis 6 : Efek Bakterisida dan Virusida.

Walaupun belum jelas betul mengapa urin memiliki sifat pembunuh kuman ( Gemisida) dan Antiseptis, yang umum diketahui adalah ini disebabkan oleh kandungan urea-nya. Amonia dan garam dikenal mempunyai efek pembersih hama. Disamping dapat membunuh hama, urin juga dapat mencegah dan membasmi bebagai hama dan jamur. Hasil penelitian membuktikan bahwa Urea dan Amonia mempunyai efek antihama yang kuat. Mengoleskan urin pada luka baru pada kulitakan mencegah infeksi dan mengusir lalat! Contoh larutan antiseptik yang terkenal adalah Quarterly Ammonium Solution yang banyak dipakai di laboratorium. untuk membersihkan meja dan peralatan laboratorium.

Dr.Herz telah terbukti sukses mengobati infeksi saluran kencing dengan terapi auto urin. Hasil positif yang tak terduga ini diduga disebabkan oleh urin yang diminum telah memproduksi antibody IgA dalam jumlah yang cukup sehingga dapat merangsang dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh seperti yang telah diuraikan diatas.

Hipotesis 7 : Terapi Garam.

Minum larutan garanm daat bermanfaat dan berperan penting dalam pengobatan beberapa penyakit tertentu. Larutan garam sering kali digunakan para peyoga (olah tubuh yoga ) untuk membersihkan tubuh dari dalam dan juga dapat menyembuhkan penyakit serti asma, tukak lambung, gangguan pencernaan, dan sembelit. Larutan garam melarutkan endapan lendir yang sudah lama melekat pada permukaan selaput lendir usus. Jika seseorang minum larutan garam, sebagian garam akan masuk ke dalam tubuh dan kemudian akan menyedot kelebihancairan lendir yang berada dalam paru- paru dan organ – organ yang lain. Larutan garam hangat , dalam hal ini urin yang segardan hangat, yang baru keluar dari dalam tubuh, sangat berguna sekali bagi seseorang yang sedang sakit. Dalam keadaan sakit, tubuh tak mampu untuk menghasilkan cukup panas untuk mempertahankan ekskresi tubuh agar tetap encer seperti air. Sebaliknya urin juga dapat menarik keluar kelebihan air dari ekskresi lendir yang terlalu encer, yang juga kerap terjadi pada orang yang sakit.

Hipotesis 8 : Efek Diuretika.

Berdasarkan teoi ini, terapi urin menjamin bahwa ginjal akan bekerja lebih cepat dan akan merangsang tubuh untuk meningkatkan produksi air seni lebih banyak. Hasil metabolisme asal protein seperti urea, nitrogen, dan ammonia akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui air seni sesegera mungkin, jika sudah terjadi surplusnya di dalam tubuh.

Meminum kembali urin akan menyebabkan kandungan zat-zat tersebut melebihi jumlah urin yang dibutuhkan. Keadaan ini akan menyebabkan tubuh “mencuci” zat-zat tersebut keluar bersama air dan zat- zat yang lainnya.

Dengan meminum urin sendiri, orang akan merangsang tubuhnya, bukan saja untuk lebih cepat mengeluarkan zat- zat hasil metabolisme tersebut dari tubuh, tetapi juga akan mengkonversikan sebagian dari produk tersebut menjadi zat- zat yang lebih berguna. Efek perceptan aliran dan pencucian dapat jelas terlihat jika seseorang sedang berpuasa. Urin yang keluar pertama dari seseorang yang berpuasa akan terlihat sangat pekat dan rasanya pun sangat tajam, asin, asam dan bahkan bisa pahit sekali, apa lagi bila ia sedang sakit atau demam. Namun setelah meminum urin yang pertama tadi, urin yang keluar kemudian akan menjadi lebih cair dan beningdan rasanyapun menjadi lebih tawar walaupun orang yang bersangkutan tidak meminum tambahan air.

Dengan hipotesis ini, hasil maksimal yang dicapai dengan terapi auto urin adalah merangsang dan membersihkan gijal, “mencuci” dan “memurnikan” aliran darah. Selain itu, mungkin sekali melalui saluran usus, kulit dan proses pernapasan, meneruskan mengambil alih seluruh proses pembersihan produk metabolisme yang tidak terpakai lagi.

Hipotesis 9 : Teori Trans-mutasi.

Teori Transmutasi yang sesungguhnya memerlukan tambahan paradigma baru yang bersifat holistik, dimana pikiran dan badan merupakan satu kesatuan serta lebih didasarkan pada sifat dinamika energi.

Urin dapat dianggap sebagai gambar hollogram, yaitu cermin atau laporan hasil laboratorium yang sama seperti cairan dan jaringan tubuh kita. Dari umpan balik yang didapat dari informasi gambar hollogram tersebut, meminum kembali urin dapat membantu mengkoreksi dan memulihkan kesehatan dan keseimbangan tubuh yang terganggu akibat penyakit yang di derita.

Hipotesis 10 : Efek Psikologis.

Hambatan awal yang dihadapi adalah bagaimana cara memulai meminum urin sendiri. Karenanya, keberanian melawan rasa enggan untuk mencoba terapi auto urin memainkan peran penting dalam teori ini. Dengan memandang air seni tidak sebagai musuh, melainkan sebagai teman penyembuh, cara pandang yang sehat seperti ini akan membawa pengaruh penyembuhan yang kuat bagi tubuh kita. Jika pengalaman seseorang dengan terapi urin ini positif, ia akan mempunyai perasaan lega dan puas, bahkan efek kesembuhannya bisa mencapai lebih dalam lagi sampai ke tingkat kejiwaannya.

Cara terapi ini bukan saja bermanfaat bagi perorangan saja, melainkan juga berguna untuk dipakai secara umum. Dengan demikian, pemakaian air seni adalah sebagai salah satu cara pengobatan akan membuka cakrawala baru bagi ilmu kedokteran kontemporer. Dan hal ini memberitahukan kita bahwa daya tubuh kita dan alam semesta  mempunyai kemampuan yang tidak terbatas, sehingga keadaan kesehatan kita sesungguhnya tidak perlu sangat tergantung kepada teori – teori ilmu yang tinggi dan teknologi- teknologi kedoteran yang rumit dan canggih yang hingga kini masih diyakini banyak orang.

Teori auto urin secara kongkret dapat disebut metode penyembuhan dari dalam yang bekerja baik secara mekanistik maupun holistik pada tingkat energi.

NB : Artikel minggu depan yang berhubungan dengan Terapi Auto Urin :

Mengulas tentang~ apakah terapi urin ini ada efek samping?

~ Bagaimana aturan pakainya ?

~ Penyakit- penyakit yang dapat disembuhkan dengan Terapi Auto Urin.

“To be continued…………….”

7 thoughts on “Terapi Auto Urin 1

  1. wijoyo

    bagaimana terapi urin untuk orang yang sudah terkena diabetes, apakah kandungan urinya masih baik. apa ada cara khusus untuk terapi urin bagi yang terkena diabetes

    Suka

  2. malah itu yang dianjurkan, orang yang terkena diabet tuh air seninya manis sedikit sepet…caranya insyaAlloh udah ada di situ kok, coba mas cari lagi deh

    Suka

  3. wijoyo

    ada yang punya alamat site tentang pengalaman pribadi langsung penderita penyakit gawat yang melakukan terapi urin & bisa sembuh

    Suka

  4. agus pandesyah

    kalau urine yang sore hari kira-kira antara jam 15.00 sampai jam 18.oo masih boleh diminum atau tidak.
    Kalau diminum masih bagus atau tidak.

    Suka

  5. Asty

    Saya malah mengalami penyakit kulit di sekitar mata yang malah bertambah parah setelah saya oleskan urine selama beberapa hari (setelah itu dibilas,tentunya).

    I don’t suggest it…sampah ya tetap sampah lah.

    Buat yang tetap mau ambil resiko, silakan. Good luck dah!

    Suka

  6. ulfa

    ternyata kondisi parah yg saya alami dinamakan detoxifikasi…(pembuangan racun) kalo ngga sabar ya susah sebab yg namanya terapi alami ga seperti obat apotek, jadi tidak mungkin instant…, justru saya mengalami hal yg lebih parah lagi jerawat menutupi wajah saya setelah seminggu mengkonsumsi… namun dengan proses ini justru saya semakin yakin bahwa racun2 yg selama bertahun2 saya konsumsi lewat makanan, kosmetik dll, di buang pada saat itu.

    Suka

Tinggalin balasan ente ya gan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s