“Mimiku…”

Standar

headache2

Mimi yang cantik….berbulu mata lentik, berasa legit, apapun yang dipake selalu menarik, sampe- sampe karena tak kuat menahan ingin, si do’i menjerit karena terjepit ressleting celana yang berbau sangit dan pait…aku tak tau, apakah ini wabah ato penyakit, karena tak jarang kadang cinta membuat orang jadi sakit, terhempas, terhimpit dan akhirnya jatuh ke lubang yang semakin lama semakin menyempit…

Aku tahu, karena kemolekanmu, banyak lelaki yang tergoda ingin memilikimu, atau ingin sekedar menyentuh kulitmu yang bak pualam batu…dan aku juga tahu, karena semua yang indah ada padamu, akhirnya kau terampas juga dariku, terampas oleh waktu yang sangat cepat berjalan tanpa tahu tiba- tiba aku merasa sendiri terpaku dengan pandangan sayu

Kini kau ada disini, walaupun disini tak berarti kau ada disini bersamaku merajut hari seperti kemarin, disini yang tak berarti kau ada disini dan teraba oleh imajinasi …aku cukup senang kau disini ada di hatiku lagi, aku cukup senang kau disini lagi dan menghiburku dengan kata- kata nikmat, senikmat terangbulan manis berlapis coklat

Kini kau milik orang yang tak sepatutnya aku goda, aku raba…..hanya keyakinan dan kepercayaan yang kini berkuasa mencengkeram jiwa……keyakinan dan kepercayaan bahwa rasa itu masih ada di dalam dada menggurat raga




Iklan

5 thoughts on ““Mimiku…”

  1. hai….maksud postingan ini yaitu untuk mengenang kembali masa- masa laluku dengan pacarku yang kini udah bersuami, dan setelah lama berselang beberapa tahun, baru kemaren dia menghubungiku lewat telpon setelah bingung kesana kemari browsing [browsing..???] cari no.ku…gicthu bro, lam kenal ya:D……

    Suka

  2. oww,,,begitu ceritanya yah?
    duhh,,,sedih donk di tinggal mantan pacar menikah? :((
    wew,,,,mencari no telp mu?kangen tuh,,,hikhikhik,,,
    mimiku dan pipiku yah…hehehhehe,,,salam kenal kembali 🙂
    sukses yah

    Suka

  3. winda

    Waduh… waduh… kok ng jauh beda ya??? tapi sudahlah hidup ini menatap ke depan jadi hadapi dan jalani aja. Yakin semua ada yang mengatur!! dan Sang Pengatur itu sangat Maha Pintar!! Ok sobat!! Tapi silaturahmi tetap jalan trus lo…. Kayak aku deh. he.. he..

    Suka

  4. itu masa lalu ree mbak….kenangan yang mungkin tak kan pernah terlupakan……tapi masa lalu tetaplah masa lalu, kita gak boleh terpaku disitu…masih banyak hal lain yang bisa kita kerjakan daripada terus menerus meratapi masalalu yang emang udah sangat jauh berlalu…ok mbak? silahturahmi itu kewajiban seorang muslim mbak…dan itu harus dikerjakan…..gpp kok mbak,silahturahmi mbak sama mas lutfi jalan terus, ree dukung kok

    Suka

Tinggalin balasan ente ya gan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s