Piercing’s

Standar

ear

Setelah membahas masalah tatto, sekarang kita membahas masalah body piercing..apakah piercing itu? kancing?ato kucing?ato cacing?ato pancing?ato kuping? ya ya ya…ada hubungannya sama kuping, tapi gak cuman kuping aja, tapi piercing bisa meliputi seluruh badan..tapi kembali pada piercing ya…body piercing adalah sebuah kegiatan tusuk menusuk badan [ gak ada hubungannya sama debus ! :D…] untuk menunjukkan identitas diri seseorang ato cerminan sebuah komunitas.

Body piercing sendiri diilhami dari kebudayaan para suku-suku di pedalaman, misalnya di Timur Tengah, Suku Tibet, Australia Suku Aborigin, Amerika Suku Indian (Apache), sedangkan di Indonesia ada juga di Kalimantan Suku Mentawai dan Suku Dayak, dan di Irian Jaya Suku Asmat. Budaya ini dilakukan oleh pendahulu kita untuk melakukan ritual suku adat mereka. Sampai saat ini kebudayaan ini masih berkembang di suku-suku tersebut.Bisa dibilang body piercing berasal dari Indonesia, tapi kadang-kadang orang mengklaim bahwa budaya ini berasal dari luar Indonesia alias luar negeri, padahal di Indonesia pun sejak dulu sudah ada.

Bagian- bagian tubuh yang biasanya di piercing sih di kuping, tapi ini ada beberapa klsifikasi bagian tubuh mana aja yang sering di piercing : Labret ( bawah bibir ), Medusa ( bibir atas ), Monroe ( like Marylin Monroe, Madonna, Cindy Crawford ), Septum ( hidung tengah ), Nostril ( daun hidung ), Bridge ( tulang hidung antara kedua mata ), Eyebrow ( alis mata ), Lobes ( daun telinga ), Cartiladge ( tulang telinga bagian atas ), Conch < inner/outer> ( tulang telinga bagian dalam ), Tragus ( tulang kecil lubang telinga ), Nippel ( putting ), Navel ( Pusar ), Tongue ( Lidah ), Industrial ( dua lubang, bagian cartiladge ke tulang rim ), Smiley ( gelambir dalam bibir atas ).

Body Piercing adalah menusukkan benda ke dalam kulit atau tubuh, cara agar tidak identik dengan brutal atau hidup tidak teratur adalah mengkonsep dengan cara seimbang, karena konsep utama dalam piercing adalah keseimbangan. Kita harus mengekspresikan yang berfungsi secara dekoratif pada tubuh. Selain itu piercing juga 80% medical 20% trendy ( gaya atau mode ) dan yang paling penting juga tujuannya adalah kesehatan dan memainkan kepekaan artistik pada tubuh kita sendiri yang memainkan antara media estetika dan jenis material yang aman bagi tubuh. Kesakitan adalah refleksi dari keindahan yang akan didapati oleh independensi dan rasa percaya diri, jadi body piercing itu bukan brutal melainkan gaya dan seni, kenapa? Karena dalam budaya modern body piercing itu adalah membuat dekoratif pada tubuh kita ( mengekspresikan diri kita ).

Efek samping body piercing meninggalkan bekas pada kulit dan bila tidak dirawat secara intensif akan menimbulkan infeksi dan radang yang akhirnya menjadi keloid, body Piercing secara global memakai alat jarum yang bentuknya seperti jarum infus, namanya “abbocath”. Alat tersebut sangat steril dan tidak dijual bebas. Kemudian jarum tersebut memiliki berbagai macam ukuran dari 24 gauge, 22, 20, 18, 16, 14, 12, 10, 8, 6, 4, 2, 0, 00 ( double zero ), 000 (triple zero), 0000 ( fourth zero ), digunakan secara manual dibantu oleh gunting jepit, tang pembuka ( opened closure ), tang penutup ( closed closured ), gunting pemotong, Aqua sonic jelly, Bactirasin ( anti bakteri ), Allcohol swaps, Betadine / Lodine, Madekasol, Etyl Chloride. Proses pemasangan untuk di Lobes ( daun telinga ) memerlukan waktu kurang lebih 5 menit dari awal sampai akhir, karena prosesnya bertahap dari sterilisasi alat, ukuran lubang, lebar daun telinga, jarak lubang itu bisa memastikan center atau tidaknya lubang tersebut setelah itu baru ditusuk, pasang anting, sterilisasi, perban, dan selesai.
Setelah proses pemasangan yang harus dilakukan agar tidak menimbulkan masalah baru :

· Jangan sentuh anting dengan tangan kotor.

· Jangan gerakkan anting selama proses penyembuhan ( baik diputar-putar atau dilepas ).

· Cuci anting dan sekeliling lubang dengan salt water ( air garam ), bila ada gunakan baktirasin.

· Setelah itu oleskan salep antiseptik seperti betadine, madecassol ( anti keloid ) 1%, sebelum itu bersihkan dengan air hangat biasa untuk memastikan tidak ada gangguan yang tertinggal pada anting dan lubang tindikan.

· Jangan gunakan yang lain dari yang di atas.

· Keintensifan kita merawat, dapat mempercepat proses penyembuhan tindikan kita.

· Sakit berlanjut hubungi dokter kulit.

· Untuk bagian oral ( dalam mulut ) gunakan obat kumur antiseptik.

Orang tertarik dengan Body Piercing, tergantung dari sisi mana orang itu menilai apakah itu positif atau negatif, dan mengetahui sisi dari body piercing itu sendiri, apakah untuk gaya atau jati diri seseorang. Mengenalkan body piercing kepada orang-orang bahwa body piercing itu tidak identik dengan brutal melainkan trend. Body Piercing tidak selalu mencerminkan kebrutalan seseorang tapi piercing itu berfungsi membuat tubuh kita kelihatan indah, karena piercing ada nilai seninya.

2 thoughts on “Piercing’s

  1. feliciadj

    hey.. untung ada blog ini. gw ga pake salep2 di atas itu. kata yg piercinginnya pake bepanthen. gw udah beli. itu semacem salep ruam popok gt. masih baru sih ini. baru 3 hari. apa ya tipsnya biar cepet sembuh?

    Suka

Tinggalin balasan ente ya gan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s